Blogroll

Tampilkan postingan dengan label Investasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Investasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Juli 2019

Situs Terbaik Penyedia Chart Saham Gratis

Dimanakah situs terbaik untuk membaca dan membuat analisa pergerakan grafik saham? Kemampuan membaca dan menganalisis grafik atau chart saham merupakan salah satu keunggulan yang tidak dapat diabaikan jika Anda ingin terjun ke dunia pasar modal. Analisa grafik atau biasa disebut sebagai Analisa Teknikal memegang peranan penting tidak hanya bagi trader saham, namun juga bagi investor saham jangka panjang. Dengan memahami analisa teknikal, minimal kita dapat mengetahui pergerakan trend harga saham, kondisi harga saham dalam fase overpriced / underprice, mengetahui kapan harus membeli di harga rendah atau memaksimalkan pendapatan dengan menjual di harga tinggi. Dengan begitu bermanfaatnya kemampuan menganalisis grafik saham, sering kita temukan penawaran software charting berbayar, maupun software gratis dengan batasan fitur. Bagi trader atau investor pemula, tentunya hal itu cukup memberatkan. Kabar baiknya, bahwa ada website / situs chart saham gratis yang sudah cukup mumpuni untuk membuat analisa chart saham.

Inilah kelebihan analisa saham menggunakan Chart website vs Chart Aplikasi / Software:

  1. Tidak memerlukan instalasi software yang dapat mengurangi kapasitas komputer.
  2. Bisa diakses di mana pun dengan perangkat apa pun yang terhubung ke internet
  3. Bisa membuka lebih dari satu chart dalam satu browser dan memudahkan dalam memantau berbagai chart saham dalam satu waktu.

Berikut pilihan situs / website terbaik untuk membaca chart saham gratis dan membuat analisa teknikal:

A. Investing - Indonesia (https://id.investing.com/)

Chart yang disajikan oleh situs investing.com terbilang cukup lengkap. Berikut ini beberapa fasilitas yang tersedia dalam Chart saham gratis yang disediakan investing.com:
  • Interval : 5 menit, 15 menit, 30 menit, 45 menit, 1 jam, 2 jam, 4 jam, 5 jam, 1 hari, 1 minggu dan 1 bulan.
  • Chart Type : Bars, Candles, Hollow Candles, Heikin Ashi, Line, Area, Baseline, Renko, Line Break, Kagi, Point & Figure
  • 78 Types of Indicator
  • Chart Comparation
  • Chart Auto Notification
  • Snapshot
  • Multy Frame Viewer
  • Save & Load Chart Layout
  • Chart Drawing Tools & Setup
  • Zoom In/Out
Dengan Sekian banyak kelengkapan fitur yang disuguhkan secara gratis, i-bisnis merekomendasikan situs ini sebagai website pengolah grafik saham terbaik hingga saat ini. Sayangnya untuk menampilkan workframe grafik tersebut tidak dapat dilakukan dalam sekali klik.

Inilah tahapan cara membuka workframe lengkap grafik saham investing.com:

1. Silahkan membuka situs investing.com. Kemudian pada kolom pencarian ketikan kode emiten saham / nama perusahaan yang ingin di cari hingga muncul menu drop down berisi pilihan keyword yang sesuai. Klik pada kode saham yang dimaksud (perhatikan jenis instrumen pada tulisan berwarna abu-abu agar tidak salah memilih.


2. Selanjutnya Anda akan dibawa pada halaman berisi segala sesuatu mulai dari informasi umum, grafik, Berita, laporan finansial, analisa teknikal otomatis, hingga forum publik yang terfokus khusus mengenai emiten saham tersebut. Untuk membuka chart lengkap, Anda dapat memilih menu Grafik lalu pilih Grafik Streaming (poin No. 1. Setelah itu Anda akan disuguhi sebuah mini-chart sederhana. Untuk melanjutkan membuka versi Full Frame, Anda dapat klik pada tobol bergambar empat panah keluar (poin No. 2).

3. Kini Anda sudah siap membuat pengaturan tipe grafik, menambahkan indikator-indikator favorit, dan dapat memanfaatkan fitur Draw untuk membuat garis-garis untuk memulai analisa grafik tersebut.

Note: Agar Anda tidak kehilangan setup grafik yang Anda buat, Anda bisa menyimpannya dengan klik pada tombol save (simbol awan dengan panah hitam ke atas). Namun untuk menggunakan fitur ini, Anda harus memiliki akun pada Investing.com dengan mendaftarkan email Anda tanpa dikenai biaya berlangganan.

B. Yahoo Finance (https://finance.yahoo.com/)

Chart saham gratis berikutnya merupakan chart yang pertama kali i-bisnis gunakan ketika mulai mempelajari analisa teknikal. Chart saham gratis dari Yahoo ini merupakan Chart yang cukup sederhana namun juga cukup lengkap serta menyajikan beberapa alat dan indikator yang sedikit berbeda dibanding situs lainnya. Secara tampilan, Chart saham pada Yahoo Finance tergolong mudah untuk dipahami, hal ini akan sangat membantu Anda yang baru mulai mempelajari Analisa Teknikal saham. 

Perlu diketahui, bahwa Yahoo Finance merupakan chart Global, sehingga untuk mencari kode saham-saham di Indonesia, Anda perlu menuliskannya <Kode Saham><titik>JK (contoh: ICBP.JK) dan untuk mencari chart Indeks menggunakan <^><Kode Indeks> (Contoh: ^JKSE untuk indeks IHSG, ^JKLQ45 untuk indeks LQ45).

Untuk mulai menggunakan Chart saham gratis dari Yahoo Finance, Anda dapat mengikuti tahapan berikut:

1. Pertama kita buka terlebih dahulu website Yahoo Finance. Lalu ketikan perlahan kode emiten yang ingin Anda cari hingga Yahoo memunculkan beberapa pilihan keyword, pilih yang memiliki keyword paling sesuai seperti pada aturan sebelumnya.

2. Pada halaman berikutnya Anda akan menemukan sebuah grafik kecil yang menampilkan kondisi pergerakan pada hari tersebut atau pada penutupan pasar terakhir. Langkah selanjutnya Anda hanya perlu menekan tombol Full Screen untuk langsung masuk pada Full Frame Chart.

3. Kini Anda sudah siap untuk mulai membuat pengaturan chart dengan memilih tipe chart, menambahkan indikator favorit serta mulai membuat coretan dalam chart.

Untuk mempermudah, berikut ini sedikit penjelasan mengenai fitur yang tersedia pada Chart Yahoo Finance:

  • 111 macam Indikator teknikal
  • Comparasion untuk membandingkan pergerakan beberapa emiten atau indeks dalam satu tampilan chart
  • Show / Hide Event untuk memilih jika Anda ingin menyertakan Corporate Action dalam chart
  • Date Range 1D 5D 1M 3M 6M YTD 1Y 2Y 5Y MAX untuk membuat batasan rentang waktu yang ingin ditampilkan pada chart
  • Interval / Time Frame merupakan pilihan untuk menampilkan rentang waktu dalam setiap Bar. Pada Yahoo Finance Anda dapat menemukan pilihan Interval 1 menit, 2 menit, 5 menit, 15 menit, 30 menit, 1 Jam, 4 Jam, 1 harian, 1 mingguan, 1 bulanan hingga interval 1 tahunan.
  • Chart Type dalam Yahoo Finance hanya memiliki 6 tipe grafik yaitu Line, Area, Candle, Hollow Candle, Bar, dan Colored Bar.
  • Draw Mode, dengan mengaktifkan fitur ini, Anda bisa menambahkan coretan dalam berbagai tipe garis, Simbol, Text, Fibonaci, dsb.
  • Serta menu pengaturan tambahan untuk menentukan skala grafik, Background, dsb.
  • Tombol Share untuk membagikan grafik Anda, dan tombol Reset untuk menghapus semua pengaturan dan mengembalikan pada tampilan awal grafik
Hal yang menarik adalah, Anda tidak perlu melakukan pendaftaran untuk menyimpan pengaturan chart yang sudah Anda buat. Pengaturan tersebut akan tersimpan dalam cache browser milik Anda. Setiap kali Anda membuka chart lain dalam Tab baru, Anda akan langsung melihat tampilan dari pengaturan yang terakhir Anda buat.

Kelemahan dari Chart Yahoo Finance adalah grafik yang ditampilkan akan mengalami delay 15 menit dari waktu sesungguhnya. Oleh sebab itu, penggunaan chart pada Yahoo Finance tidak cocok digunakan untuk micro trader atau scalper.

Dua situs chart saham gratis tersebut sudah cukup mumpuni bagi Anda yang ingin mempraktikkan ilmu analisa teknikal tanpa harus mengeluarkan biaya apa pun.  Selamat bereksperimen dan berlatih dengan ilmu analisa teknikal untuk memperoleh pendapatan dari saham secara lebih maksimal.

Orang yang memiliki sasaran, sukses karena mereka tahu ke mana akan pergi.” – Earl Nightingale
Share:

Minggu, 16 September 2018

Sejarah Pasar Modal di Dunia dan di Indonesia


Banyak orang meragukan manfaat adanya pasar modal. Bahkan sebagian masyarakat umum menganggap pasar modal sebagai tempat perjudian yang harus dihindari. Hal ini merupakan pemahaman yang salah mengenai pasar modal. Sesungguhnya pasar modal memiliki manfaat sangat besar, bukan hanya bagi perusahaan, namun juga bagi masyarakat dan negara.

Menurut pengertian dalam Bahasa Indonesia, Pasar Modal adalah kegiatan yang behubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, tempat perusahaan publik penerbit efek serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Untuk pemahaman lebih lanjut mengenai dasar terbentuknya pasar modal dan manfaatnya, sebaiknya kita kembali ke abad ke-12 dimana lahirnya sejarah pasar modal dunia bermula.

Sejarah awal pasar modal dunia

Pada hakikatnya, sebuah pasar muncul karena adanya pertemuan para pedagang dengan pembeli yang saling melakukan transaksi jual-beli. Begitu pula dengan sejarah pasar modal.

Sejarah pasar modal di dunia masa kini diawali pada abad ke-12 di Perancis, saat para courretiers de change (perancang perubahan) yang memiliki kepentingan sebagai pengelola dan pengatur utang komunitas pertanian terhadap perbankan. Karena mereka memperjual-belikan hutang, maka dapat dikatakan bahwa mereka merupakan broker pertama di dunia.

Namun ada pendapat berbeda yang mengatakan sejarah pasar modal dimulai pada abad ke-13 di daerah Bruges, ibu kota dan kota terbesar di provinsi Flanders Barat di Wilayah Flemish di Belgia. Para pedagang komoditas berkumpul di rumah Van der Beurze (Seorang pemilik penginapan besar) yang kemudian perkumpulan tersebut disebut sebagai “Brugse Beurse”, sebuah perkumpulan yang masih informal.

Meskipun sebenarnya Van der Beurze memiliki sebuah gedung di Antwerp (sebuah kota di Belgia) dimana pertemuan-pertemuan itu diadakan. Van der Beurze memiliki Antwerpen yang merupakan tempat perdagangan utama pada era tersebut. Ide pertemuan ini kemudian semakin menyebar di sekitar Flanders dan negara-negara tetangga, lalu “Beurzen” segera dibuka di daerah Ghent dan Rotterdam.

‘Beurzen merupakan bahasa Belanda yang dipakai penduduk dari negara-negara di pesisir barat laut Eropa yang kemudian penyebutannya banyak diplesetkan menjadi Borsa, Bolsa, Borse dan Bursa, istilah yang dipakai dalam perdagangan di pasar modal hingga saat ini.’

Pada pertengahan abad ke-13, bankir dari Venesia mulai memperdagangkan sekuritas milik pemerintah. Pada tahun 1351, pemerintah Venesia dilarang menyebarkan desas-desus yang dilakukan untuk menurunkan harga dana pemerintah. Kegiatan ini juga mulai diikuti oleh bankir di Pisa, Verona, Genoa, dan Florence selama abad ke-14. Hal ini memungkinkan karena kota (saat itu masih disebut sebagai negara) tersebut karena sudah cukup mandiri tanpa dipengaruhi campur tangan pemerintah daerah setempat.

Perusahaan-perusahaan dari Italia menjadi perusahaan yang pertama kali menerbitkan saham di bursa yang kemudian diikuti oleh perusahaan di Inggris dan negara-negara pesisir barat laut Eropa.
Sedangkan sejarah pasar modal modern diawali antara abad ke-17 dan ke-18. Saat itu Belanda menjadi pelopor inovasi dasar-dasar sistem keuangan modern. Sementara kota-kota di Italia masih memproduksi obligasi pemerintah pertama yang dapat dipindah-alihkan, mereka tidak mengembangkan keperluan lain untuk diproduksi pasar modal yang telah matang, yaitu bursa saham.

Di awal tahun 1600an, VOC yang merupakan persekutuan dagang asal Belanda yang menguasai aktivitas perdagangan di Asia menjadi yang pertama memperdagangkan obligasi dan lembar saham pada masyarakat umum. Perdagangan saham perusahaan selanjutnya secara berkesinambungan dilakukan di Amsterdam Exchange. Kemudian dilanjutkan dengan munculnya turunan perdagangan berupa Opsi dan Repo.

Saat itu bentuk perdagangan saham masih berupa lembaran sertifikat kepemilikan saham. Namun saat ini bentuk perdagangan di pasar modal sudah beralih dalam bentuk digital yang disimpan di Rekening Dana Investor.

Sejarah pasar modal Indonesia

Sejarah pasar modal di Indonesia dimulai pada masa kolonial Belanda. Seperti yang disebutkan dalam sejarah pasar modal dunia, saat itu VOC merupakan penguasa perdagangan di Asia membuka pasar modal pertama di Indonesia pada tanggal 14 Desember 1912 di Batavia (saat ini menjadi Jakarta) untuk mencari modal dalam pembangunan perkebunan masal di Indonesia. Bursa efek tersebut bernama Vereniging voor de Effectenhandle (asosiasi perdagangan efek). Sayangnya, bursa efek tersebut harus ditutup di tahun 1914 hingga tahun 1918 sebagai akibat dari munculnya Perang Dunia I. 

Di tahun 1925 – 1942 bursa efek di Jakarta dibuka kembali ditambah dengan dibukanya bursa efek di Surabaya pada 11 Januari 1925 dan bursa efek di kota Semarang pada tanggal 1 Agustus 1925.

Pecahnya Perang Dunia II memunculkan gejolak ekonomi yang cukup mengkhawatirkan kegiatan di pasar modal. Hal itu menyebabkan ditutupnya pasar modal Surabaya dan Semarang di tahun 1939. Kekhawatiran tersebut masih berlangsung dan semakin memburuk menyebabkan ditutupnya bursa efek di Jakarta selama 12 tahun dari tanggal 10 Mei 1940 hingga akhirnya tanggal 3 Juni 1952 pasar modal Jakarta dibuka kembali.

Masa transisi dari pemerintahan Belanda ke pemerintahan Indonesia masih memunculkan banyak masalah. Program nasionalisasi perusahaan-perusahaan asing di tahun 1956 serta tingginya inflasi yang terjadi pada orde baru membuat khawatir investor di pasar modal sehingga bursa efek Indonesia harus ditutup.

Hingga pada tanggal 10 Agustus 1977 Presiden Soeharto kembali meresmikan Bursa Efek Jakarta dengan pengawasan dibawah BAPEPAM (Badan Pelaksana Pasar Modal). PT Semen Cibinong menjadi emiten perusahaan swasta pertama yang tercatat melakukan go public setelah sebelumnya PT Danareksa sebagai perusahaan BUMN pertama yang lebih dahulu melakukan go public.

Pembukaan pasar modal saat itu tidak langsung memperoleh tanggapan positif. Bentuk undang-undang yang banyak membatasi ruang gerak bagi perusahaan membuat pasar modal menjadi lesu. Hingga pada tahun 1987 pemerintah melakukan deregulasi terkait peraturan perundang-undangan di pasar modal sehingga semakin mempermudah Emiten dan juga Investor.

Melalui keputusan Kementrian Keuangan No. 1055/KMK.013/1989, pemerintah semakin menggiatkan pasar modal di Indonesia dengan membuka peluang bagi investor asing dengan batas kepemilikan maksimum 49%. Pemerintah pun merubah Bursa Efek Jakarta sebagai perusahaan swasta sedangkan BAPEPAM yang sebelumnya sebagai penyelenggara bursa, maka kini hanya menjadi regulator perdagangan di pasar modal. Pemerintah juga membentuk lembaga-lembaga baru seperti Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), reksadana, dan manajer investasi.

Pada tahun 2007 akhirnya Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya digabungkan menjadi Bursa Efek Indonesia.

Manfaat pasar modal bagi Emiten dan Investor

Seperti yang diungkapkan oleh sejarah bahwa awal pasar modal menjadi tempat bertemunya Emiten yang membutuhkan modal dengan para Investor yang bersedia memberi modal dengan imbal hasil yang disepakati. Seiring waktu berjalan, surat-surat perjanjian tersebut akhirnya dapat dipindah-tangankan (diperjual-belikan) antar investor seperti yang saat ini terjadi di pasar modal sekunder. Namun manfaat pasar modal bukan hanya itu, para ahli mengungkapkan beberapa manfaat pasar modal sebagai berikut:
  • Sebagai sarana penambah modal bagi usaha

Perusahaan bisa memperoleh dana dengan cara menjual saham ke pasar modal yang akan ditawarkan ke masyarakat umum, perusahaan-perusahaan lain, lembaga, atau oleh pemerintah.
  • Sebagai sarana pemerataan pendapatan

Dividen akan dibagikan oleh perusahaan-perusahaan dalam jangka waktu tertentu kepada para investor. Dalam hal ini, penjualan saham melalui pasar modal dapat menjadi sarana pemerataan pendapatan dalam masyarakat umum.
  • Sebagai sarana peningkatan kapasitas produksi

Modal yang terkumpul dari hasil pelepasan saham perusahaan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usaha dan meningkatkan pertumbuhan perusahaan.
  • Sebagai sarana penciptaan tenaga kerja

Dengan bertumbuhnya industri-industri, secara otomatis akan membuka lapangan kerja untuk mengimbangi kebutuhan produksi.
  • Sebagai sarana peningkatan pendapatan negara

Setiap transaksi yang terjadi dipasar modal akan dikenakan pajak oleh pemerintah. Melalui pajak ini, pemerintah dapat meningkatkan pendapatan negara.
  • Sebagai indikator perekonomian negara

Begitu eratnya hubungan pasar modal dengan perekonomian negara sehingga pasar modal dapat dijadikan sebagai indikator perekonomian negara. Semakin meningkatnya aktivitas dan volume penjualan/pembelian di pasar modal memberi indikasi bahwa aktivitas bisnis berbagai perusahaan berjalan dengan baik yang dapat menunjang perekonomian. Begitu pula sebaliknya.

Secara khusus bagi emiten di pasar modal memperoleh manfaat, antara lain:

  1. Jumlah dana yang dapat dihimpun berjumlah besar
  2. Dana tersebut dapat diterima sekaligus pada saat pasar perdana selesai
  3. Tidak ada surat perjanjian khusus sehingga manajemen dapat lebih bebas dalam pengelolaan dana/perusahaan
  4. Penyelesaian masalah perusahaan tinggi sehingga dapat memperbaiki citra perusahaan
  5. Ketergantungan emiten terhadap bank menjadi lebih kecil


Bagi investor, pasar modal memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  1. Nilai investasi berkembang mengikuti pertumbuhan ekonomi. Peningkatan tersebut tercermin pada meningkatnya harga saham yang mencapai kapital gain
  2. Memperoleh dividen bagi mereka yang memiliki/memegang saham dan bunga yang mengambang bagi pemenang obligasi
  3. Dapat sekaligus melakukan investasi dalam beberapa instrumen untuk mengurangi risiko


Setelah memahami manfaat dan sejarah asal mula pasar modal harapannya dapat mengubah pandangan masyarakat mengenai investasi di pasar modal baik berupa obligasi, saham, ETF, dan lainnya. Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun telah mengeluarkan fatwa memperbolehkan investasi di pasar modal, terutama dalam pasar modal syariah.


Share:

Selasa, 14 Agustus 2018

Investasi Saham vs Properti, Ternyata lebih baik memilih...

Pilih Investasi Saham vs Investasi Properti
Investasi pada Saham dan Properti memiliki keunggulan yaitu sama-sama dapat memberikan penghasilan pasif bagi pemiliknya. Oleh sebab itu, kedua bentuk investasi ini cukup banyak diminati oleh masyarakat. Namun sayangnya pemahaman mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis investasi ini kurang dipahami secara menyeluruh. Sehingga kadang menjadi penghambat bagi masyarakat yang ingin memulai investasi.

Namun dari segi keuntungan materi dan resiko, keduanya sebenarnya sangat berbeda. Masing-masing memiliki karakter investasi unik yang justru bisa Anda manfaatkan untuk menutup kendala dalam berinvestasi. Baik, langsung saja kita bandingkan apa saja keunggulan dan resiko dari Investasi Saham dan Properti berikut ini.

Keuntungan dan Kelebihan Antara Investasi Saham Vs Properti

No

SAHAM

PROPERTI

1

Capital Gain


Capital Gain Saham didapat dari peningkatan nilai / harga saham tersebut di pasar saham. Nilai Capital Gain saham cukup beragam dan sulit diprediksi.

Ada beberapa saham yang nilainya tetap, ada pula yang mengalami pertumbuhan hingga puluhan persen dalam waktu sangat singkat, atau tahunan.

Jika Anda cukup cermat, Anda bahkan bisa memperoleh keuntungan dari capital gain saham hingga ratusan persen dalam waktu beberapa bulan saja.

Capital Gain


Begitu pula dengan Rumah / Properti yang setiap tahunnya memiliki peningkatan harga jual.

Peningkatan harga jual properti diproyeksikan rata-rata antara 5% - 10% per tahun.

Pertumbuhan ini dirasa masih cukup minim jika dibandingkan dengan besarnya inflasi yang masih di angka 4% - 8%.

Pertumbuhan nilai Rumah memang tidak sebesar saham, namun Capital Gain properti lebih stabil dan tanpa resiko.

2

Dividen


Salah satu penghasilan pasif yang bisa diperoleh dari investasi saham adalah melalui pembagian keuntungan perusahaan sesuai dengan jumlah kepemilikan saham yang disebut sebagai Dividen.

Pembagian keuntungan ini disebut sebagai Dividen. Dividen yang dibagikan oleh perusahaan tidak selalu sama secara nilai ataupun persentasenya (Dividend Yield).

Dividen yang dibagikan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan ditentukan pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham.

Kontrakan


Dengan berinvestasi Rumah / Properti, Anda pun bisa memiliki penghasilan pasif dengan cara menyewakan rumah yang Anda miliki tersebut.

Secara umum biaya sewa rumah memiliki perbandingan antara 4% - 5% dari harga rumah sebenarnya.

Tentunya sebelum mempercayakan rumah Anda kepada penyewa, Anda harus berhati-hati dan menelusuri latar belakang penyewa agar terhindar dari hal-hal yang tidak diharapkan.

3

Modal Ringan


Kelebihan ketiga dari investasi saham adalah harganya yang saat ini sudah sangat terjangkau oleh semua kalangan.

Dengan peraturan baru dari pemerintah yang menurunkan jumlah lembar saham minimum setiap lot dari 500 lembar/lot menjadi hanya 100 lembar/lot sungguh meringankan para investor pemula.

Sebagai contoh jika Anda ingin membeli saham PT Sri Rejeki Isman (SRIL) seharga Rp. 336,- (13/08/18) maka untuk membeli satu lot sahamnya Anda memerlukan modal hanya Rp. 33.600,-.

Dapat Direnovasi


Keuntungan lain dari investasi properti adalah Anda bisa meningkatkan harga jualnya secara lebih signifikan dengan cara merenovasi atau membuat tambahan bagian bangunan baru agar rumah Anda terlihat lebih baik dan lebih nyaman.

Beberapa developer memanfaatkan cara ini untuk memperoleh keuntungan lebih cepat dibanding mencari keuntungan dari capital gain.

Tetapi tentu saja untuk melakukan renovasi rumah diperlukan biaya tambahan yang dapat dibilang tidak murah.

Kekurangan dan Resiko Antara Investasi Saham Vs Investasi Properti

No

SAHAM

PROPERTI

1

Capital Loss


Berbalik dengan Capital Gain, Capital Loss merupakan kerugian yang timbul akibat harga saham yang menurun.

Sifat pasar saham yang fluktuatif memang dapat menjadi pedang bermata dua yang bisa menguntungkan juga dapat merugikan jika kita tidak memahami bagaimana memilih saham yang memiliki fundamental kuat.

Memilih saham dengan fundamental kuat sebenarnya bukan hal yang sulit namun memerlukan kesabaran untuk mencari data dan menganalisa.

Namun hal ini akan memberikan dampak jangka panjang yang sangat bermanfaat bagi Anda dikemudian hari.

Perbaikan Rumah


Seiring dengan berjalannya waktu, maka rumah Anda pun akan mengalami penurunan kualitas bahan bangunan meskipun hal ini akan terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama.

Apalagi jika penyewa rumah Anda bukan orang yang peduli terhadap lingkungan dan kondisi rumah.

Bisa jadi Anda akan mengeluarkan biaya cukup besar untuk melakukan pengecatan ulang, menambal lubang-lubang pada tembok bekas paku, atau kebocoran yang mungkin terjadi akibat kecerobohan penyewa.
2

Tidak Terkendali


Meskipun sebagai pemilik saham Anda juga memiliki sebagian dari perusahaan tersebut, namun hal itu tidak serta merta menjadikan Anda sebagai direksi atau pengambil keputusan.

Untuk dapat menjadi bagian dari direksi perusahaan atau menjadi salah satu pengambil keputusan, Anda harus memiliki jumlah saham dominan pada perusahaan tersebut.

Selain dari keputusan direksi, ancaman pada perusahaan juga dapat berasal dari faktor eksternal seperti kondisi perekonomian nasional & global, perilaku konsumen, maupun kondisi hubungan dengan perusahaan relasi lainnya.

Modal Besar


Harga properti seperti rumah, ruko, atau pun apartemen masih terbilang cukup mahal bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Ditambah dengan biaya administrasi seperti perijinan, biaya advokat, dll.

Hal itu berarti jika Anda ingin berinvestasi pada properti, Anda harus merogoh kocek cukup dalam dan cukup yakin dengan potensi bangunan tersebut dimasa mendatang.

Kondisi ini sering menjadi penghambat terbesar yang ditemui pemula yang ingin memulai berinvestasi pada properti.

Investasi Saham sangat cocok bagi Anda yang ingin berinvestasi dengan modal kecil. Keuntungan yang bisa didapat pun bisa berlipat-lipat melebihi bentuk investasi lainnya. Sudah cukup banyak orang yang membuktikan keuntungan berinvestasi saham dan berhasil menjadi kaya dalam waktu cukup singkat. 

Namun juga perlu diingat bahwa resiko investasi saham sebanding dengan potensi keuntungannya, oleh sebab itu, jika Anda tertarik untuk berinvestasi saham, sebaiknya Anda mempelajari terlebih dahulu cara menilai fundamental perusahaan. Atau silahkan langsung membuat rekening saham dan mencobanya dengan modal secukupnya untuk meminimalisir resiko dan mencari pengalaman langsung. Anda bisa mempelajari saham secara sederhana dari artikel-artikel yang sudah i-bisnis terbitkan sebelumnya salah satunya yang paling mendasar adalah Belajar Cara Investasi Saham. Anda juga bisa memilih saham-saham unggulan yang rajin membagikan dividen diatas rata-rata dari index IDX High Dividen 20.

Sedangkan investasi properti sangat cocok bagi yang mengharapkan kenyamanan dalam berinvestasi karena memiliki resiko yang cukup kecil. Namun untuk dapat menghasilkan keuntungan besar dari investasi properti diperlukan kelihaian dalam menafsirkan tingkat pertumbuhan lingkungan, strategi untuk memperindah bangunan dan meningkatkan nilai jualnya.

Investasi properti juga cocok bagi Anda yang ingin mencari keuntungan secara berkelanjutan dengan menyewakannya. Sebelum Anda membeli properti, waspadalah pada maraknya kriminalitas yang berkedok jual beli properti. Pastikan properti yang ingin Anda miliki memiliki surat keterangan yang jelas dan sah.

Itulah perbandingan dalam investasi saham vs properti. Masing-masing memiliki keuntungan dan resikonya sendiri. Tinggal bagaimana Anda menyesuaikan dengan kemampuan dan profil resiko yang Anda miliki. Bahkan Anda bisa mengkombinasikannya dengan mulai menabung dengan modal kecil pada investasi saham, lalu menjualnya dimasa mendatang ketika investasi Anda mencukupi untuk membeli properti.

“Aku bukanlah produk dari keadaan sekitar,
namun aku adalah produk dari keputusanku tersendiri.” – Stephen Covey

Share:

Senin, 16 Juli 2018

Saham Dividend Yield Tertinggi Versi IDX High Dividend 20 (periode Agustus 2018 - Januari 2019)


Seperti yang telah i-bisnis tuliskan dalam artikel Cara Investasi Saham, dapat Anda temukan bahwa dalam investasi saham Anda dapat memperoleh keuntungan dari Capital Gain dan pembagian Dividen. Penjelasan mengenai pengertian Capital Gain dan perbedaannya dengan Dividen dapat Anda lihat pada artikel tersebut karena artikel ini akan membahas khusus mengenai seluk-beluk Dividen secara lebih detail.

Dividen merupakan pembagian sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham / stakeholder sesuai dengan jumlah lembar saham yang dimiliki. Bagi seorang investor jangka panjang, besar nilai dividen merupakan hal yang cukup berarti dalam menentukan kelayakan dalam membeli saham perusahaan tersebut untuk mendapatkan keuntungan dari dividen. Salah satu indikator yang paling penting sebagai pembanding adalah seberapa rutin perusahaan tersebut membagikan Dividen dan nilai Dividen Yield yang dibagikan.

Dividen Yield adalah cara untuk mengukur seberapa banyak laba yang akan Anda dapat untuk setiap lembar saham. Dividen Yield dihitung dengan cara membandingkan nilai dividen dengan harga saham per lembar.

Tahap-tahap pembagian dividen:

A. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

RUPS diadakan untuk membahas mengenai kondisi perusahaan dan rencana perusahaan kedepannya. RUPS menjadi awal penentu jumlah dividen yang akan dibagikan sesuai persetujuan seluruh stakeholder yang hadir. Pelaksanaan RUPS di masing-masing entitas memiliki jadwal yang berbeda, sebagian perusahaan melaksanakan RUPS setiap semester, ada pula yang melakukan setiap 4 bulan, atau bahkan dilaksanakan tanpa terjadwal secara rutin. Penentuan besar jumlah dividen yang dapat dibagikan dari total profit yang didapat perusahaan tidak dapat dilakukan sembarangan, karena perusahaan perlu menyimpan sebagian keuntungan untuk pengembangan perusahaan, membayar hutang, atau sebagai cadangan kas untuk keperluan diluar rencana.

B. Cumulative Date (Cum-Date)

Cumulative Date merupakan tanggal terakhir pendataan kepemilikan saham. Siapa pun pemegang saham hingga akhir perdagangan pada waktu cum-date akan terhitung sebagai investor yang berhak menerima dividen meskipun investor tersebut baru membeli di menit-menit terakhir perdagangan. Bagi para pemburu dividen, cum-date merupakan waktu yang dinanti-nanti. Setelah melewati cum-date, investor bebas memperdagangkan kembali saham tersebut dan masih memegang hak untuk menerima dividen hingga payment date. Perdagangan saham pada dasarnya dibagi atas dua cara, yaitu perdagangan reguler dan perdagangan tunai. Cum-date untuk kedua perdagangan tersebut dijadwalkan secara berbeda, dimana biasanya pasar tunai dijadwalkan beberapa hari lebih lambat dari pada pasar reguler.

C. Recording Date

Setelah melewati cum-date, maka akan ada hari khusus untuk pencatatan data pemilik saham perusahaan yang memegang saham tersebut hingga akhir waktu perdagangan dalam jadwal cum-date. Hari tersebut disebut sebagai Recording Date. Pada payment date juga akan dihitung berapa besar masing-masing investor akan memperoleh dividen berdasarkan pada jumlah tiap lembar saham yang dimiliki.

D. Payment Date

Ini merupakan hari yang paling dinantikan oleh setiap investor, payment date merupakan hari dimana dividen mulai dibagikan ke masing-masing investor yang akan masuk ke rekening dana investor (RDI). Pembayaran dividen bisa memiliki beragam bentuk, selain pembayaran dengan mata uang, dividen juga bisa dibagikan dalam bentuk lembar saham baru.

Itulah keunggulan investasi saham disbanding investasi forex, reksadana, maupun investasi dengan asset digital lainnya.


Saham Dividen Tertinggi Menurut Index IDX High Dividend 20

Pada tanggal 17 Mei 2018 lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan daftar 20 saham yang rutin membagikan dividen selama 3 tahun terakhir dan memiliki dividend yield yang tinggi. Daftar 20 Saham tersebut diberi nama sebagai IDX High Dividend 20.

Berdasarkan pengumuman BEI dengan nomor Peng-00288/BEI.OPP/05-2018, pemilihan daftar 20 indeks IDX High Dividend tersebut dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut ini:
  1. Konstituen Indeks IDX High Dividend 20 adalah saham dari perusahaan tercatat yang membagikan dividen tunai selama 3 (tiga) tahun terakhir serta memiliki rata-rata harian nilai transaksi regular untuk periode 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan terakhir masing-masing lebih besar dari 1 miliar.
  2. Selanjutnya konstituen Indeks IDX High Dividend 20 dipilih berdasarkan rata-rata dividend yield, rata-rata harian nilai transaksi regular untuk periode 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan terakhir, serta kapitalisasi Pasar free float pada periode evaluasi.
  3. Metode penghitungan indeks IDX High Dividend 20 menggunakan metode Capped Dividend Yield Adjusted Free-Float sebagai bobot, dengan penyesuaian menggunakan dividend yield. Selain Itu, bobot saham disesuaikan sehingga bobot paling tinggi untuk satu saham adalah 15%.
  4. BEI akan melakukan 2 (dua) jenis evaluasi atas konstituen Indeks IDX High Dividend 20, yaitu:
  • Evaluasi Mayor, yaitu evaluasi atas konstituen dan penyesuaian bobot yang dilakukan setiap akhir bulan Januari dan selanjutnya akan efektif setiap hari bursa pertama di bulan Februari.
  • Evaluasi Minor, yaitu hanya penyesuaian bobot yang dilakukan setiap akhir bulan Juli dan selanjutnya akan efektif setiap Hari Bursa pertama di bulan Agustus.
Daftar 20 saham IDX High Dividend periode Agustus 2018 – Januari 2019 dapat Anda download di sini. Untuk mendapatkan daftar terbaru dapat langsung mengunjungi website IDX melalui link: http://www.idx.co.id/data-pasar/data-saham/indeks-saham/

    Analisa saham dengan dividen tertinggi dari daftar indeks IDX High Dividend 20 periode Agustus 2018 - Januari 2019 (Data 2015-2017).

    Secara sederhana, untuk mendapatkan dividen, Anda hanya perlu memiliki saham perusahaan tersebut hingga akhir perdagangan masa cumulative date (cum-date). Meskipun BEI telah merilis indeks IDX High Dividend 20, tetapi sebagai seorang investor tentunya menginginkan hasil yang terbaik dari saham-saham pilihan tersebut.

    Oleh sebab itu, i-bisnis mencoba merangkum nilai Dividen Yield dari daftar indeks IDX High Dividend 20 dengan rumus sederhana, yaitu Jumlah Dividen Per lembar, dibagi harga saham saat cum-date.

    Berikut ini nilai persentase dividend yield saham dari daftar IDX High Dividend 20 periode Mei-Juli 2018:

    Analisa 20 Saham High Dividend Agt 2018 - Jan 2019

    Dari data tersebut, 3 peringkat teratas dikuasai oleh sektor perbankan. BBRI menempati puncak dengan yield 13,87% disusul oleh BJTM sebesar 8,70% dan BJBR sebesar 7,11%.


    Catatan:
    • Data diambil dari Yahoo Finance

    Disclaimer!
    Data tersebut sebagai referensi dan bukan sebagai acuan untuk memilih saham dalam investasi. Seperti yang kita ketahui dari artikel Cara Investasi Saham, bahwa investasi saham memiliki beberapa keuntungan dan resiko. Salah satu resiko besar bagi investor pemburu saham dividen tertinggi adalah ketidakpastian harga saham di pasar yang kadang setelah waktu cum-date sering mengalami penurunan harga sehingga ketika dijual kembali tidak sebanding antara kerugiannya dengan jumlah dividen yang diterima. Oleh sebab itu, dalam mencari dividen dari saham pun memerlukan strategi yang tepat.


    Share:

    Minggu, 20 Mei 2018

    Investasi Surat Utang Negara: Saving Bond Ritel (SBR Series)


    Saving Bond Ritel merupakan salah satu dari bentuk Surat Utang Negara (SUN) atau Obligasi Negara yang dijual kepada warga negara Indonesia secara perorangan atau individu. Di bulan Mei 2018 ini negara menerbitkan SBR003 yang dijual melalui Bank-Bank, Perusahaan Fintech dan Perusahaan Sekuritas terpilih. Tujuan negara menerbitkan SBR003 ini antara lain untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang berorientasi pada investasi jangka menengah & panjang, memperluas basis investor di dalam negeri, menyediakan alternatif instrumen investasi bagi investor ritel, mendukung stabilitas pasar keuangan domestik, dan untuk Mewujudkan cita-cita kemandirian dalam pembiayaan pembangunan.

    Keuntungan investasi Saving Bond Ritel

    Berikut ini beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika berinvestasi pada Saving Bond Ritel:
    • Kupon dan pokok dijamin oleh Undang-Undang (UU No. 24 tahun 2002 tentang Surat Utang Negara; dan UU tentang APBN).
    • Kupon dibayar tiap bulan.
    • Kupon mengikuti perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate, dengan jaminan kupon minimal (floor) sampai jatuh tempo.
    • Early redemption tanpa dikenakan redemption cost oleh Pemerintah.
    • Dapat dijaminkan kepada pihak lain.
    • Kemudahan akses, pembelian dan pengajuan pelunasan sebelum jatuh tempo (early redemption) dilakukan melalui Sistem Elektronik (online).
    • Turut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

    Resiko investasi Saving Bond Ritel

    Dalam berinvestasi Saving Bond Ritel telah dijamin oleh negara dan bebas dari potensi resiko-resiko investasi berikut:
    • RISIKO GAGAL BAYAR: SBR bebas risiko gagal bayar.
    • RISIKO TINGKAT BUNGA: SBR bebas risiko tingkat bunga karena nilai pokok tidak berubah, kuponnya mengambang mengikuti BI 7-Day Reverse Repo Rate dan memiliki floor rate sampai jatuh tempo.
    • RISIKO LIKUIDITAS: SBR tidak likuid karena tidak diperdagangkan, namun terdapat fasilitas early redemption dimana pemilik dapat menarik investasinya sebelum jatuh tempo dalam persyaratan khusus tanpa dikenakan denda.

    Cara membeli Saving Bond Ritel 2018

    1. Registrasi

    a. Calon investor melakukan registrasi melalui Sistem Elektronik Mitra Distribusi
    b. Membuat SID (Single Investor Identification) dan Rekening surat berharga via Sistem Pemesanan Online (bagi yang belum memiliki) pada masing-masing Mitra Distribusi

    2. Pemesanan

    a. Calon investor melakukan pemesanan melalui Sistem Elektronik Mitra Distribusi setelah membaca ketentuan dalam memo info
    b. Verified order akan mendapatkan kode pembayaran (Billing Code) via Sistem Elektronik Mitra Distribusi atau email
    c. Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana sesuai pemesanan

    3. Konfirmasi

    a. Menerima bukti konfirmasi kepemilikan SBN ritel via Sistem Elektronik Mitra Distribusi dan email yang terdaftar

    4. Pembayaran

    a. Pembayaran dilakukan melalui Bank Persepsi dengan berbagai saluran pembayaran (teller, ATM, internet banking, mobile banking) dengan batas waktu yang telah ditentukan
    b. Calon investor memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) & notifikasi completed order via Sistem Elektronik MiDis dan email yang terdaftar

    Tempat beli Saving Bond Ritel 2018 (SBR003)

    1. Bank

    • BANK RAKYAT INDONESIA (BRI)
    • BANK NEGARA INDONESIA (BNI)
    • BANK PERMATA
    • BANK MANDIRI
    • BANK CENTRAL ASIA (BCA)

    2. Perusahaan Efek

    • TRIMEGAH SECURITIES

    3. Perusahaan Financial Technology (Fintech)

    • INVESTREE

    4. Perusahaan Efek Khusus

    • BAREKSA
    • TANAMDUIT
    *Semua Mitra Distribusi menggunakan sistem pemesanan secara web-based, kecuali BNI yang dapat  menggunakan mobile app.

    Syarat Melakukan Early Redemption

    Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa dalam berinvestasi Saving Bond Ritel memiliki fasilitas Early Redemption, dimana investor dapat mencairkan SBR yang dimilikinya sebelum jatuh tempo. Untuk dapat melakukannya Anda perlu memenuhi syarat berikut ini:
    1. Minimal kepemilikan: Rp2 juta atau 2 unit untuk setiap transaksi pembelian per Mitra Distribusi.
    2. Nilai maksimal: 50% untuk setiap transaksi pembelian di masing-masing Mitra Distribusi.
    3. Nominal yang diajukan Rp1 juta dengan kelipatan Rp1 juta.
    4. Tidak dikenakan biaya pelunasan (redemption cost) oleh Pemerintah
    Untuk mengajukan Early Redemption dapat dilakukan pada masing Mitra Distribusi dengan mekanisme yang cukup mudah dan cepat.
    Share:

    Senin, 16 April 2018

    Syarat dan Cara Daftar di IndoPremier Online

    Syarat dan Cara Daftar Rekening Saham di IndoPremier Online
    Setelah mengenal apa itu investasi saham dan manfaatnya, kini saatnya kita mulai menabung saham. Seperti penjelasan sebelumnya bahwa untuk dapat mulai membeli saham, maka kita perlu melakukan pendaftaran pembukaan rekening saham ke perusahaan sekuritas. Selain dengan mengunjungi langsung kantor perusahaan sekuritas, kini sudah tersedia beberapa perusahaan sekuritas yang menawarkan pendaftaran secara online untuk mempermudah nasabah. Salah satu perusahaan yang cukup dikenal baik kualitasnya adalah Indo Premier Sekuritas.

    PT Indo Premier Sekuritas (“Indo Premier”) adalah perusahaan penyedia jasa keuangan terintegrasi di bidang pasar modal yang melayani klien individu maupun korporasi berdasarkan ijin Badan Pengawas Pasar Modal/Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor KEP-11/PM/PPE/1996 sehingga dapat dipastikan legalitas dan keamanannya. Selain sebagai perusahaan sekuritas yang melayani jual-beli saham, di Indo Premier Sekuritas pun Anda dapat melakukan transaksi Reksadana dan ETF cukup dengan menggunakan satu akun, jadi tidak perlu repot membuka banyak akun untuk bertransaksi Saham, Reksadana dan ETF.



    Berikut ini kelebihan membuka rekening saham di Indo Premier Sekuritas dibanding perusahaan sekuritas lainnya:

    1. Aplikasinya mengunakan metode enkripsi SSL (Secure Sockets Layer) 256 bit untuk menjamin keamanan pengiriman data.
    2. Aplikasi real-time market info, market trading, dan market news.
    3. Fitur unggulan IPOT (stock screener, chatting – charting yg hanya drag and drop ke menu chatting untuk sharing, ultimate orderbook, order center,order matrix, cash management untuk deposite-withdrawal by system, e-ipo untuk pemesanan ipo via aplikasi IPOT)
    4. Penalty rendah di bandingkan sekuritas lain, apabila menggunakan dana margin. Hanya sebesar 0,1% per-hari setelah T+3.
    5. Komisi transaksi lebih rendah hanya 0.19% per transaksi beli dan 0.29% per transaksi jual tanpa jumlah komisi minimum transaksi harian. Transaksi One Day Trading (ODT), komisi per-transaksi beli 0.1% dan komisi per-transaksi jual  0.2%.
    6. Salah satu TOP underwriter. (IPO)
    7. Email pribadi yg auto dibuatkan IPOT (contoh: smart@ips.co.id) yang setiap hari dikirimkan rekomendasi (technical corner), portfolio summary (ringkasan transaksi dan berita terkait dengan emiten, yang sahamnya dimiliki nasabah).
    8. Memberikan bunga atas dana mengendap gross 4% pertahun.
    9. Tersedia fitur IPOT ATM (auto trading machine) untuk Stop Loss, Target Point Sell, Buy on Bottom Reversal,Sell on Top Reversal, Buy/Sell if Breaking Fractal, Limit Order, Market Order, Discretionary Order, Good till Cancelled.
    10. Satu account bisa transaksi Saham, ETF dan Reksadana.
    11. Laporan historis transaksi nasabah tersedia secara online di website www.indopremier.com 24 jam sehari 7 hari seminggu. IPOT MemberArea.
    12. Pelayanan responsif dari berbagai social media, email dan call center



    Fasilitas yang disediakan Indo Premier Sekuritas bagi nasabah

    Beberapa fasilitas yang berbeda dan cukup menarik di Indo Premier Sekuritas dibanding perusahaan sekuritas lainnya antara lain sebagai berikut:

    1. IPOT (Indo Premier Online Technology)

    IPOT merupakan platform online yang disediakan oleh Indo Premier Sekuritas untuk mempermudah nasabahnya dalam bertansaksi secara mobile. Adapun bagian-bagian dari IPOT yang dapat Anda nikmati sebagai berikut:
    • IPOTSTOCK : merupakan aplikasi mobile untuk kegiatan investasi di pasar modal dan dapat dilakukan dalam skala besar dengan mudah, secara mobile dengan akses 24 jam/365 hari bagi seluruh masyarakat.
    • IPOTNEWS : website berita ekonomi, pasar modal, perusahaan terbuka dan data transaksi di pasar modal yang free of charge atau gratis.
    • IPOTPLAN : suatu website pelayanan perencanaan keuangan yang otomatis dan komprehensif yang ditawarkan secara free of charge atau gratis.
    • IPOTFUND : merupakan website pelayanan transaksi penjualan dan pembelian reksadana dengan skema free of charge atau gratis biaya pembelian dan penjualan. Hingga akhir Januari 2015, terdapat 102 reksadana dari 23 manajer investasi yang terdaftar di IPOTFUND dan jumlahnya terus bertambah.

    2. eIPO (Online Initial Public Offering)

    salah satu fasilitas bagi nasabah PT Indo Premier Sekuritas memberikan kesempatan yang sama kepada setiap nasabah PT Indo Premier Sekuritas untuk mendapatkan kesempatan pemesanan saham perdana untuk setiap perusahaan yang underwrite sebelum listing di Bursa Efek Indonesia.



    Cara Membuka Rekening Saham di Indo Premier Sekuritas Secara Online:

    1. Buka halaman pendaftaran di situs Indo Premier Sekuritas. Jika Anda ingin membuka akun syariah maka perlu Anda klik centang pada item “Saya Ingin Membuka Account Syariah”. Lalu klik lanjut.
    Daftar Rekening Saham IndoPremier

    2. Berikutnya Anda akan diminta mengisi biodata diri. Silahkan isi biodata dengan jujur dan selengkap-lengkapnya. Lalu klik Lanjut.
    Daftar Rekening Saham IndoPremier

    3. Pada halaman berikutnya Anda perlu mengisi data pekerjaan dan penghasilan. Silahkan isi biodata dengan jujur dan selengkap-lengkapnya. Hal ini diperlukan untuk mengetahui jenis profil resiko Anda dalam berinvestasi.
    Daftar Rekening Saham IndoPremier

    4. Terakhir Anda akan diminta membuat akses login berupa username dan password. Catat atau ingat-ingat data ini. Lalu klik Finish Registrasi.
    Daftar Rekening Saham IndoPremier

    5. Bila pendaftaran Anda berhasil akan muncul notifikasi ucapan terima kasih dan akan dialihkan ke email pribadi Anda untuk menerima dokumen-dokumen registrasi.
    Daftar Rekening Saham IndoPremier

    6. Silahkan download dan cetak semua dokumen yang telah dikirimkan ke email Anda berupa Form RDI (Rekening Dana Investor), Fatca-BCA, Form OA (Open Account), dan Risk Profile.
    Daftar Rekening Saham IndoPremier

    7. Dokumen-dokumen yang telah dicetak kini perlu Anda bubuhkan tanda tangan dan materai 6000 (dibutuhkan 2 lembar materai) pada kolom-kolom yang disediakan.



    8. Pastikan kembali seluruh data telah benar dan telah ditandatangani agar proses registrasi Anda tidak terhambat. Selain dokumen yang telah di cetak tersebut Anda juga perlu melampirkan syarat lain berupa:
    • Fotokopi KTP
    • Fotokopi NPWP
    • Fotokopi halaman depan buku rekening Bank. (Catatan: Indo Premier sekuritas bekerjasama dengan Bank BCA sebagai Bank Kustodian, lebih baik jika anda mendaftar menggunakan rekening BCA untuk mengurangi biaya transfer. Selain menggunakan Bank BCA, Bank lainnya pun tetap dapat digunakan.)
    • Foto diri dengan memegang KTP

    9. Setelah seluruh dokumen Anda lengkapi, langkah berikutnya adalah mengirim dokumen tersebut ke alamat yang diberikan pada email sebelumnya.

    10. Dalam beberapa hari setelah dokumen diterima oleh kantor Indo Premier Sekuritas maka Anda akan dihubungi via Whatsapp / aplikasi sejenis untuk mengkonfirmasi bahwa dokumen telah diterima dan dalam masa registrasi.

    11. Dikarenakan adanya peraturan OJK no. 22 mengenai APU-PPT, maka team Indo Premier Sekuritas akan melakukan video call ke nomor Anda untuk mengkonfirmasi pendaftar. Anda hanya akan diminta menjawab 3 pertanyaan terkait data registrasi yang diberikan biasanya berupa tempat tanggal lahir, alamat email pribadi dan nama ibu kandung.

    12. Pendaftaran Anda telah sepenuhnya lengkap dan disetujui. Pada hari berikutnya Anda telah dapat login ke akun Indo Premier Sekuritas. Sedangkan nomor RDN/I untuk melakukan transaksi dapat mulai digunakan setelah 2 hari kerja berikutnya.




    Untuk mendaftar dan membuka rekening saham di Indo Premier Sekuritas secara langsung, kunjungi Kantor terdekat di kota Anda pada daftar berikut ini:

    1. Jakarta

    1.1 Pondok Indah
    Ruko Plaza 5 Pondok Indah 
    Jl. Margaguna Raya B3
    Jakarta 12140
    P: +62 (21) 7397-506
    F: +62 (21) 7397-906

    1.2 Pluit
    Rukan Sentra Bisnis Pluit Blok A No.9 
    Jl. Pluit Sakti Raya No.28 
    Jakarta Utara 
    P: +62 (21) 6669-3368
    F: +62 (21) 6669-3390

    1.3 Rukan Boulevard Artha Gading
    Blok A 7A No. 3 
    Kelapa Gading - Jakarta Utara 
    P: +62 (21) 4587-4168
    F: +62 (21) 4587-4167

    1.4 BSD Tangerang
    Ruko ITC BSD Lt. Dasar No. 30 
    Jl. Pahlawan Seribu Serpong
    Tangerang
    P: +62 (21) 5315-6701
    F: +62 (21) 5315-6702

    1.5 Galeri Investasi STIMIK ESQ 
    (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Ilmu Komputer)
    Menara 165 - Lt.18 & 19
    Jl. TB. Simatupang Kav.1, Cilandak Jakarta Selatan

    1.6 Grand Puri Niaga
    Jl. Puri Kencana Blok K6 No. 1L 
    Kembangan - Jakarta Barat 
    P: +62 (21) 5835-1600
    F: +62 (21) 5835-1601

    1.7 Galeri Investasi UIN Syarif Hidayatullah
    Jalan Ir. Haji Juanda No. 95
    Ciputat, Tangerang
    Banten 15412

    1.8 Galeri Investasi Institut Teknologi Indonesia Serpong
    Jalan Raya Puspiptek Serpong
    Tangerang Selatan, Banten, 15320

    2. Bandung

    Jl. Sunda no.76C RT.001 / RW.020
    Kel. Merdeka. Kec. Sumur Bandung 
    Bandung 40113
    P: +62 (22) 426-1010
    F: +62 (22) 422-0551

    3. Solo

    Jl. Urip Sumoharjo 29B 
    P: +62 (271) 661-196
    F: +62 (271) 633-469
    Galeri Investasi Universitas Katholik Widya Mandala
    Gedung Fakultas Ekonomi Lantai 2
    Jalan Manggis 15-17 Madiun 63131

    4. Semarang

    4.1 Jl. Sultan Agung No. 104 - 106 
    Semarang 50232 - Indonesia
    P: +62 (24) 850-5961
    F: +62 (24) 850-5962

    4.2 Galeri Investasi Universitas Muria Kudus
    Kampus Universitas Muria Kudus
    Jl. Gondangmanis BAE , PO. BOX 53 , KUDUS 59352

    4.3 Galeri Investasi FEBI UIN Walisongo
    Gedung Dekanat FEBI UIN Walisongo Lantai 1
    Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus 3 Ngaliyan Semarang

    5. Surabaya

    Intiland Tower Surabaya Lantai Mezzanine 
    Jl. Panglima Sudirman 101-103 
    Surabaya 60271
    P: +62 (31) 548-7050
    F: +62 (31) 548-7051

    5.1 Galeri Investasi Universitas Airlangga
    Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Lantai 1
    Jl. Airlangga No. 4 - 6 Gubeng, Surabaya

    5.2 Galeri Investasi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
    Jalan A. Yani 117 Surabaya, jawa Timur 60237

    6. Malang

    Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 40 B2 
    Malang 65111
    P: +62 (341) 352-925
    F: +62 (341) 352-924
    6.1 Galeri Investasi Universitas Islam Malang
    Gedung E Fakultas Ekonomi Lantai 2
    Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144

    7. Pekanbaru

    Sudirman City Square B 11 
    Jl. Jend. Sudirman 
    Pekanbaru 28114 
    P: +62 (761) 789-4045
    F: +62 (761) 789-4049

    7.1 Galeri Investasi Universitas Muhammadiyah Riau
    Kampus 2, Jl Tuanku Tambusai Ujung (samping Mall SKA)
    Pekan Baru 28000

    7.2 Galeri Investasi Universitas Pasir Pengaraian
    Jl Tuanku Tambusai, Kec Rambah Hilir
    Kab. Rokan Hulu , Riau

    8. Manado

    Ruko Mega Mas Blok IIF2 No. 47 
    Jl. Laksda John Lie, Kawasan Mega Mas 
    Kel. Wenang Selatan, Kec. Wenang 
    Manado 95111- Indonesia 
    P: +62 (431) 882-1733
    F: +62 (431) 882-1732

    9. Medan

    Gedung UniPlaza Lantai 3 West Tower 
    Jl. MT Haryono A-1 
    Medan 20231 - Indonesia 
    P: +62 (61) 455-0168
    F: +62 (61) 455-2371

    10. Makassar

    Jl. Sulawesi No. 88 
    Makassar 90174 - Indonesia
    P: +62 (411) 363-3168
    F: +62 (411) 363-3167

    11. Balikpapan

    Jl. Jend. Sudirman No. 379 B 
    (Depan Bank Mandiri Balikpapan Permai) 
    Balikpapan 76114 
    P: +62 (542) 744-730
    F: +62 (542) 744-731

    11.1 Gallery investasi STIEPAN 
    (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan)
    Jalan guntur damai (beller) RT 166. Balikpapan

    12. Pontianak

    Komplek Rukan Perdana Square Blok I No. 2 
    Jl. Perdana
    Pontianak 78124 
    P: +62 (561) 6580-131
    F: +62 (561) 6580-132


    Atau kunjungi kantor perwakilan berikut:

    13. Yogyakarta (Kantor Perwakilan)

    Jl Mangkubumi No 111 Yogyakarta 55232 
    P: (0274) 5012087

    14. Serang (Kantor Perwakilan)

    Jl Veteran No 39 Serang, Banten ( Depan KCU BNI Serang )

    15. Bali (Kantor Perwakilan)
    Jl. Cok Agung Tresna No. 163
    Renon - Denpasar 80235
    P: +62 ( 361) 445-6672

    16. Lampung (Kantor Perwakilan)

    JL. Jend Sudirman No 5D 
    Bandar Lampung 35118 
    P: +62 (721) 261-480
    F: +62 (721) 261-480

    17. Padang (Kantor Perwakilan)

    Jl. Pondok No.90A 
    Padang 
    P: +62 (751) 35-504
    F: +62 (751) 811-340

    17.1 Galeri Investasi Syariah IAIN Imam Bonjol
    Gedung IAIN Imam Bonjol Padang Lantai 1
    Jl. M. Yunus No.1 Lubuk Lintah, Padang 25153

    17.2 Galeri Investasi Universitas Andalas
    Jalan Universitas Andalas 137, Limau Manis
    Pauh Kota Padang, Sumatera Barat, 25163
    Galeri Investasi Institut Agama Islam Batusangkar
    Jl. Jend. Sudirman 137, Lima Kaum 
    Batusangkar, Sumatera Barat

    18. Palembang (Kantor Perwakilan)

    Jl. Angkatan 45 No. 13 
    Demang lebar daun
    Kota Palembang 30317
    P: +62 (711) 5649-261
    F: +62 (711) 5649-257

    18.1 Galeri Investasi Politeknik Negeri Sriwijaya Jurusan Adiminstrasi Bisnis Prodi Managemen Bisnis
    Jalan Srijaya Negara, Bukit Besar, Bukit Lama, Ilir Barat
    Palembang, Sumatera Selatan, 30139

    18.2 Galeri Investasi Universitas Sriwijaya Fakultas Ekonomi
    Jalan Srijaya Negara, Bukit Besar, Bukit Lama, Ilir Barat
    Palembang, Sumatera Selatan, 30139

    19. Aceh (Kantor Perwakilan)

    Jl Tengku Imeum Leung Bata No. 84 Blang Cut, Leung Bata, Banda Aceh 23127 Nanggroe Aceh Darussalam
    P:0651-7315624

    20. Bali (Kantor Perwakilan)

    Jl. Cok Agung Tresna No. 163
    Renon - Denpasar 80235
    P: +62 ( 361) 445-6672

    21. Banjarmasin (Kantor Perwakilan)

    Jl. Ahmad Yani Km 1,5 No. 103 Banjarmasin 
    P:+62 (511) 6744-659
    F:+62 (511) 6744-659

    22. Jambi (Kantor Perwakilan)

    Jl. Kolonel Abun Yani No 11 A - 11 B
    Sipin ( samping tugu juang ) Kel Selamat, Kec Telanaipura
    Jambi 36129
    P: +62 85266801013

    23. Batam (Kantor Perwakilan)

    Kompleks Mahkota Raya,
    Jalan Gajah Mada Blok A No.11 Teluk Tering, Batam Kota, Tlk. Tering, Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau 29456 
    P:0778-4089-149

    24. Bengkulu (Kantor Perwakilan)

    Jl. Jend. Sudirman No. 219B 
    RT/RW: 003/001 
    Kel. Pintu Batu, Kec. Teluk Segara, Kota Bengkulu, 38115 
    P:+62 (736) 7313-474

    25. Mataram (Kantor Perwakilan)

    Jalan Pejanggik No 47 C Mataram
    Nusa Tenggara Barat

    26. Papua Barat (Kantor Perwakilan)

    Jl Trikora Wosi, Kelurahan Wosi, Kecamatan Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat 

    26.1 Galeri Investasi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mah-Eisa
    Jl Lembah Hijau Diklat Wosi Dalam
    Kabupaten Manokwari, 98312

    26.2 Galeri Investasi Persatuan Para Pejasa Roda Dua Manokwari
    Sekretariat Persatuan Para Pejasa Roda Dua Manokwari
    Jalan Yos Sudarso Kelurahan Manokwari Barat,
    Kecamatan Manokwari Barat, Manokwari 98312.



    Note: Pastikan setelah Anda bisa melakukan transaksi, Anda mendapatkan kartu AKSes-KSEI. Dari pengalaman i-bisnis, kartu AKSes-KSEI didapat dari Indo Premier selang kurang lebih 3 minggu sejak rekening saham telah dibuat. Untuk penjelasan mengenai kartu AKSes-KSEI ini akan i-Bisnis bahas dalam artikel terpisah.

    Ingat kembali dasar-dasar dalam berinvestasi saham, jangan lupa untuk melakukan analisa fundamental perusahaan secara stuktural saat ini, finansial perusahaan dimasa lalu dan potensial dimasa mendatang sebelum Anda investasi saham pada perusahaan tersebut. Selamat berinvestasi saham!


    Ketakutan tidak ada di mana pun kecuali di dalam pikiran.” – Dale Carnegie

    Share: