Blogroll

Tampilkan postingan dengan label Ide Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ide Usaha. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Juni 2018

Budidaya Ikan Lele Dengan Sistem Biofloc

Budidaya ikan lele dengan sistem biofloc
Apa menariknya budidaya ikan lele dengan sistem biofloc? Ikan lele sudah sangat popular dikalangan masyarakat karena rasa dagingnya yang lembut dan gurih. Pengolahan ikan lele yang paling popular adalah dengan digoreng sebagai menu pecel lele. Dikenal sebagai salah satu ikan yang cukup tangguh pada berbagai kondisi membuat budidaya ikan lele cukup mudah dan minim resiko. Harga ikan lele pun cukup terjangkau dipasaran sehingga menarik untuk dikonsumsi oleh berbagai kalangan. Tentunya hal ini memberi dampak positif bagi para peternak budidaya ikan lele. Dengan luasnya target pasar dan jumlah populasi manusia, maka permintaan produksi ikan lele pun semakin meningkat. Oleh sebab itu budidaya ikan lele akan tetap menggiurkan.

Tahun
Jumlah produksi ikan lele (/Ton)
2004
51.271
2005
69.386
2006
77.272
2007
91.735
2008
108.200

Sebelum beranjak pada teknik budidaya ikan lele dengan sistem biofloc, mari kita mengenal terlebih dahulu jenis-jenis ikan lele yang sering dibudidayakan dengan ekosistem habitatnya di alam. Ikan lele merupakan jenis ikan air tawar dan seringnya ditemukan pada arus perairan tenang-sedang seperti sungai, sawah, waduk, rawa dan telaga. Ikan lele bersifat nokturnal, yaitu aktif bergerak mencari makanan pada malam hari. Pada siang hari, ikan lele berdiam diri dan berlindung di tempat-tempat gelap.

Jenis ikan lele yang paling banyak dibudidayakan adalah jenis lele dumbo dan lele sangkuriang:

  • Lele Dumbo

Ikan lele dumbo bisa dibedakan dengan lele lokal dari warnanya yang hitam kehijauan. Lele dumbo juga akan bereaksi ketika terkejut atau stres, kulitnya berubah menjadi bercak-bercak hitam atau putih dan kemudian akan berangsur-angsur kembali ke warna awal. Lele dumbo memiliki patil seperti lele lokal, namun patilnya tidak mengeluarkan racun. Lele dumbo juga cocok dipelihara di kolam tanah karena tidak mempunyai kebiasaan membuat lubang. Secara umum, lele dumbo bisa tumbuh lebih cepat, lebih besar dan lebih tahan terhadap penyakit dibanding lele lokal. Namun dari sisi rasa, daging lele dumbo lebih lebih lembek. Sebagian orang menganggap daging ikan lele lokal lebih enak rasanya dibanding lele dumbo.

  • Lele Sangkuriang

Ikan lele sangkuriang dihasilkan dari indukan betina lele dumbo generasi ke-2 atau F2 dan lele dumbo jantan F6. Induk betina merupakan koleksi BBPAT, keturunan F2 dari lele dumbo yang pertama kali didatangkan pada tahun 1985. Sedangkan indukan jantan merupakan keturunan F6 dari keturunan induk betina F2 itu. Penamaan Sangkuriang diambil dari cerita rakyat Jawa Barat tentang seorang anak yang bernama Sangkuriang yang mengawini ibunya sendiri. Sama seperti yang dilakukan BBPAT yang mengawinkan lele jantan F6 dengan induknya sendiri lele betina F2.

Dari hasil perkawinan ini ternyata didapatkan sifat-sifat unggul seperti kemampuan bertelur hingga 40.000-60.000 butir per sekali pemijahan. Jauh berbeda dengan kemampuan bertelur lele lokal yang berkisar 1.000-4.000 butir. Lele Sangkuriang juga lebih tahan terhadap penyakit, dapat dipelihara di air minim, dan kualitas daging yang lebih baik.

Hanya saja kelemahannya, peternak tidak bisa membenihkan lele Sangkuriang dari induk lele Sangkuriang. Apabila ikan lele Sangkuriang dibenihkan lagi, kualitasnya akan turun. Jadi pembenihan lele Sangkuriang harus dilakukan dengan persilangan balik.
(Sumber: https://alamtani.com/ikan-lele/)




Sistem BIOFLOC untuk budidaya ikan Lele

Biofloc merupakan gabungan dari kata “bios” (kehidupan) dan “flock” (gumpalan) adalah kumpulan dari berbagai organisme seperti bakteri, mikroalga, protozoa, ragi dan sebagainya, yang tergabung dalam gumpalan. Sehingga, sistem biofloc menggunakan pakan khusus atau sering disebut sebagai pakan herbal yang tidak hanya sebagai pakan tambahan, tetapi juga dapat membantu menciptakan bentuk ekosistem dalam kolam untuk menjaga kualitas air.

Keuntungan menggunakan sistem biofloc antara lain:

1. Kualitas air kolam terjaga

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa sistem biofloc akan membuat ekosistem dalam kolam lebih baik. Sistem ini sangat cocok digunakan untuk budidaya ikan lele karena secara biologis ikan lele memiliki usus yang lebih pendek sehingga lele mencerna makanan lebih cepat membuat lele cepat lapar dan membuang kotoran lebih sering dan berdampak pada air kolam yang cepat keruh dan membahayakan ikan lele. Dengan sistem bioflok Anda tidak perlu lagi membuat air bersirkulasi terus-menerus. Bahkan sistem biofloc melarang penggantian air yang terlalu sering agar kotoran ikan lele dapat diubah menjadi makanan tambahan.

2. Hemat pakan

Kandungan yang ada pada pakan sistem biofloc dapat membantu mengubah kotoran lele menjadi relik-relik yang dapat dimanfaatkan ikan lele sebagai makanan tambahan. Dengan adanya relik-relik yang dihasilkan oleh sistem bioflok pada kolam lele dapat membantu peternak untuk mengurangi jumlah pakan dan tentunya berdampak pada berkurangnya biaya pakan ikan lele yang tergolong rakus. Jumlah penghematan pakan ikan lele yang dihasilkan sistem biofloc bisa mencapai 25% dari jumlah pakan tanpa sistem biofloc.

3. Padat tebar tinggi

Meski secara penelitian kolam dengan sistem bioflok dapat menjaga sejumlah 3000 ekor ikan lele per m3 (tanpa sistem biofloc hanya mampu 700 ekor/ m3), namun sebagian peternak menjaga agar jumlah tersebut dikurangi. Hal itu dimaksudkan agar jumlah populasi ikan lele terjaga karena ikan lele termasuk hewan karnivora yang juga sering bertindak sebagai kanibal ketika merasa lapar.

4. Meningkatkan jumlah produksi

Dengan terjaganya ekosistem dalam kolam, maka ikan lele yang dapat dihasilkan juga lebih banyak, lebih sehat dan cepat tumbuh besar. Hal ini sangat menguntungkan bagi peternak karena biaya pakan yang sering dikeluhkan peternak  juga jauh berkurang.




Cara memulai budidaya ikan lele dengan sistem biofloc.

A. Membuat kolam lele

Secara umum, kolam lele dapat dibuat dalam 3 jenis yaitu kolam permanen dari beton, kolam tanah, dan kolam terpal. Kolam tanah kini lebih jarang digunakan karena perawatannya yang lebih rumit serta potensi penyakit yang ditimbulkan lebih besar. Bagi Anda yang baru ingin mencoba budidaya ikan lele dapat menggunakan kolam terpal atau kolam dari drum plastik bekas karena lebih murah biaya pembuatannya. Sedangkan jika Anda ingin lebih serius dapat menggunakan kolam permanen yang lebih awet untuk mengurangi biaya perawatan kolam jangka panjang.

Untuk menciptakan sistem biofloc dalam kolam lele dapat Anda lakukan sebagai berikut:

  1. Usahakan agar kolam lele dibuat pada lokasi yang terkena sinar matahari langsung.
  2. Pasangkan aerator
  3. Isi kolam dengan ketinggian air antara 80-100 cm
  4. Pada hari kedua masukan Probiotik sebanyak 5 ml/m3
  5. Hari ketiga tambahkan Molase sebanyak 250 ml/m3 lalu tambahkan Dolomite sebanyak 150-200 g/m3 di malam hari.
  6. Pastikan semuanya telah tercampur, Aerator akan membantu percampuran bahan-bahan tersebut.
  7. Sebelum mulai menebarkan benih, diamkan kolam selama 7 – 10 hari, pada hari berikutnya benih baru bisa ditebar.

B. Memilih dan menyebarkan benih

Sebelumnya kita telah mengenal jenis-jenis ikan lele yang cukup populer untuk di budidayakan. Masing-masing jenis memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Pastikan benih yang Anda peroleh sesuai dengan tujuan dan kondisi kolam Anda. Usahakan agar benih yang didapat berasal dari peternak yang memang khusus mengembangbiakan benih lele, karena perbedaan indukan akan sangat mempengaruhi pertumbuhan lele tersebut. 

Ikan lele yang sehat untuk budidaya pembesaran dapat dilihat dari gerakannya yang lincah, warna yang seragam dan tidak ada luka. Setelah benih ditebar, jangan lupa untuk menambahkan prebiotik sebanyak 5 ml/m3 di hari berikutnya.

C. Pemberian pakan dan perawatan

Pemberian pakan merupakan hal yang sangat penting, pilih pakan yang berkualitas dengan ukuran sebesar mulut ikan lele. Pakan dapat diberikan setiap pagi hari sebanyak 80% dari daya kenyang ikan dengan dicampur probiotik. Setiap seminggu sekali, puasakan ikan lele atau jangan diberi pakan. Ketika pada kolam telah terbentuk floc, Anda dapat mengurangi jumlah pakan.

Perlakuan perawatan ikan lele berukuran kurang dari 12 cm dengan lele berukuran lebih besar dari ukuran tersebut perlu dibedakan sebagai berikut:
1. Untuk ikan lele ukuran kurang dar 12 cm. Tambahkan probiotik (5 ml/m3) + ragi tempe (1 sdm/m3) + ragi tape (2 butir/m3). Pada malam harinya tambahkan Dolomite (200-300 g/m3). Lakukan setiap 10 hari sekali.
2. Untuk ikan lele ukuran lebih dari 12 cm. Tambahkan probiotik (5 ml/m3) + ragi tempe (3 sdm/m3) + ragi tape (6-8 butir/m3). Pada malam harinya tambahkan Dolomite (200-300 g/m3). Lakukan setiap 10 hari sekali.

*Catatan: Hindari pemberian pakan berupa organisme / daging (daging ayam, jeroan, dsb.) karena hal tersebut dapat memicu lele untuk memiliki insting kanibal.

D. Cara panen

Pada dasarnya tidak ada cara khusus dalam melakukan panen budidaya ikan lele. Hanya saja sering ditemukan dalam pertumbuhan ikan lele ada yang tumbuh lebih cepat atau cukup lambat dibanding kawnannya. Oleh sebab itu i-bisnis menyarankan agar dibuatkan kolam cadangan untuk menampung lele yang tumbuh lebih besar agar tidak memangsa lele-lele yang lebih kecil. Masa panen ikan lele cukup beragam tergantung pada perawatan, ukuran benih dan jenis ikan lele tersebut. Namun umumnya ikan lele dapat dipanen dalam waktu 3-4 bulan.

Tertarik untuk mencoba bisnis budidaya ikan lele dengan sistem biofloc ini?

Share:

Rabu, 21 Februari 2018

13 Ide Cara Memperoleh Pendapatan Pasif

13 Contoh Ide Memperoleh Pendapatan Pasif
Setiap orang ingin sekali merasakan kebebasan finansial, menghabiskan waktu bersama keluarga, berlibur, bersenang-senang, tanpa perlu lagi memikirkan mengenai bagaimana memenuhi kebutuhan hidup untuk esok hari. Sebagian besar orang dewasa saat ini bisa memperoleh pendapatannya dengan bekerja sepanjang hari bahkan ada yang merelakan waktunya di akhir pekan untuk memperoleh pendapatan lebih. Sebuah kalimat dari Warrent Buffet yang selalu memotivasi penulis untuk mencari berbagai contoh ide memperoleh penghasilan pasif berikut:

“If You don’t find a way to make money While You Sleep, You will work until you die.”

‘Jika Anda tidak menemukan cara untuk memperoleh uang saat Anda terlelap, Anda akan terus bekerja hingga mati’. Menyakitkan, namun kalimat tersebut benar pada kenyataannya. Mungkinkah Anda akan terus bekerja sementara keadaan biologis Anda semakin melemah seiring usia? Kapan Anda ingin mulai mencari Passive Income (penghasilan pasif) untuk menikmati hidup Anda dan bekal bagi anak-anak Anda kelak? Sebelum kita melangkah pada cara memperoleh penghasilan pasif, sebaiknya Anda membaca Cara Orang Kaya Mengelola Keuangannya.

Inilah contoh ide cara memperoleh pendapatan pasif:


1. Membangun Bisnis

Pilihan pertama yang kami sarankan adalah dengan membangun bisnis. Anda tidak harus terjun langsung untuk mengelola bisnis ini, namun dengan mempekerjakan beberapa karyawan dibawah pantauan Anda. Membangun sebuah bisnis sebenarnya cukup mudah, pelajari 5 Cara Kreatif Menemukan Ide Bisnis. Dengan memiliki bisnis, Anda dapat terbebas dari ikatan korporasi, bahkan Anda bisa membantu membuka lapangan kerja baru. Terus ikuti tips-tips dan peluang bisnis dari kami secara gratis dengan mendaftarkan email Anda pada kolom berlangganan dibagian bawah.

2. Franchise

Saat ini bisnis Franchise / Wara laba sudah sangat menjamur karena kemudahan dalan menjalankannya serta bagi pemilik Franchisee (pengguna merk dagang) dan Franchisor (pemilik merk dagang) yang saling menguntungkan. Jika Anda sebagai Franchisor, maka Anda akan terus mendapatkan loyalti dari Franchisee, sedangkan Franchisee mendapatkan keuntungan dagang dengan mendapatkan sistem dan hak guna merk bisnis tanpa harus memulai dari awal. Pahami cara kerja bisnis Franchise di Indonesia.

3. Blogging

Blogging bisa menjadi ide yang tepat untuk memperoleh pendapatan pasif bagi siapa pun. Selain modal yang dibutuhkan cukup kecil, Anda bisa bisa melakukannya di waktu-waktu senggang. Banyak orang yang telah merubah hidupnya dengan menjadi penulis blog. Membangun merk sebuah blog memang butuh sedikit kerja keras dan belajar, namun kegiatan blogging masih tergolong cukup mudah. Banyak blogger baru yang sudah bisa menghasilkan uang dalam waktu kurang dari 6 bulan. Kelebihan dari blog adalah, Anda tidak perlu selalu menulis setiap hari, selama orang-orang tertarik dengan informasi yang Anda tulis dalam blog maka Anda akan terus mendapatkan penghasilan secara pasif. Inilah tahapan membuat blog agar dapat diterima Google AdSense



4. Menulis dan Menerbitkan Ebook

Dibandingkan dengan menerbitkan buku cetak, menerbitkan e-book terbilang lebih mudah karena tidak terlalu banyak persyaratan khusus. Terutama di era digital seperti saat ini, menyimpan e-book jauh lebih ringkas daripada harus membawa-bawa buku cetak yang tebal. Berbagai kelebihan e-book ini bisa menjadi peluang yang menarik bagi Anda untuk mendapatkan penghasilan pasif. Anda bisa menulis apapun yang Anda kuasai dan menjualnya melalui google play.

5. Membuat Kursus Online

Kelebihan kursus secara online adalah tidak perlu adanya pertemuan langsung secara tatap muka, hal ini cara yang baik sebagai salah satu ide memperoleh pendapatan pasif. Diluar sana telah banyak yang mendirikan kursus online seperti kursus bahasa Inggris, kursus penggunaan software tertentu, dan berbagai kursus lainnya yang kadang cukup sederhana. Dengan memanfaatkan kelebihan kursus online tersebut, maka Anda hanya cukup membuat tutorial untuk dipahami oleh murid Anda, dan mengaktifkan tutorial tersebut secara bertahap secara otomatis ketika murid Anda telah menyelesaikan tutorial sebelumnya. Hal terakhir yang perlu Anda lakukan hanyalah menjelaskan pertanyaan user dan mengarahkannya jika mereka mengalami kesulitan.

6. Affiliate Marketing

Cara kerja seorang Affiliate Marketing hampir seperti seorang blogger, namun sebagai seorang Affiliate Marketing lebih terfokus pada bagaimana memasarkan sebuah produk dan mendapatkan fee dari hasil pemasarannya. Teknik melakukan Affiliate Marketing cukup beragam, bisa dengan memanfaatkan menulis review dan memberikan Affiliate Link (untuk produk yang dijual online) atau bertindak sebagai ‘calo’ untuk memasarkan produk offline. Dalam hal ini kemampuan persuasif Anda sangat diperlukan untuk membujuk pelanggan.

7. Membuat Aplikasi Smartphone

Mungkin ketika Anda melihat di Google Play milik Google atau App Store milik Apple Anda dihadapkan banyak sekali pilihan aplikasi yang kadang membuat Anda bingung. Meski begitu, kesempatan sebagai seorang App developer  masih cukup terbuka lebar. Rate iklan dari aplikasi dinilai lebih besar dibanding iklan Youtube atau Blog. Selain itu dengan menjual fitur premium, Anda bisa mendapatkan penghasilan lebih. Membuat sebuah aplikasi yang menarik bisa menjadi kesempatan emas bagi para developer untuk memperoleh pendapatan pasif.

8. Menyewakan Properti

Menyewakan properti tidak hanya tentang kontrak rumah, kos-kosan, dsb. Namun Anda juga bisa menyewakan properti lain seperti kendaraan yang jarang Anda gunakan, peralatan bayi atau mainan bekas anak Anda yang sudah tidak terpakai, atau barang-barang lain yang sudah kurang maksimal Anda manfaatkan. Daripada hanya memenuhi gudang, mengapa tidak Anda coba untuk menyewakannya dan mendapatkan keuntungan finansial dari barang-barang tersebut.

9. Menjual produk Digital

Jika Anda mencintai photografi, graphic design, animasi dan produk-produk digital lainnya, hal ini bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi Anda. Dalam era digital seperti saat ini hal-hal tersebut banyak dibutuhkan oleh orang. Beberapa hal yang cukup laris dan dapat Anda buat sebagai penghasilan pasif untuk digunakan lebih dari satu kali antara lain dengan membuat template web/blog, template kartu nama / kartu ucapan, photo dengan tema general, template animasi, dsb.



10. Video Tutorial Youtube

Jika membuat kursus online masih cukup rumit bagi Anda, maka alternatif lain untuk memperoleh penghasilan pasif dari video adalah dengan menguploadnya pada youtube dan me-monetize video Anda agar dapat menampilkan iklan dari Google AdSense. Selanjutnya yang perlu Anda lakukan hanya meningkatkan jumlah penonton dan biarkan penonton yang memberikan pundi-pundi uang pada Anda. Meski saat ini persyaratan untuk dapat menampilkan iklan pada video youtube semakin ketat, namun menurut para youtuber, penghasilan yang didapat cukup menggiurkan. Pelajari mengenai cara memperoleh penghasilan dari hobi melalui video Youtube dan Blog dengan Google AdSense.

11. Dividen Saham

Membeli saham suatu perusahaan sama halnya dengan memiliki sebagian dari perusahaan tersebut. Dengan begitu maka Anda pun berhak mendapat pembagian keuntungan perusahaan / dividen sesuai jumlah persentase saham yang Anda miliki. Selain dari pembagian dividen, Anda juga bisa mendapat keuntungan dari peningkatan harga saham jika perusahaan yang Anda pilih memiliki fundamental yang baik. Pelajari cara dan dasar Investasi Saham untuk pemula dan pilih saham yang rutin membagikan dividen terbesar dari indeks yang dikeluarkan BEI.

12. Reksadana

Jika Anda kesulitan dalam menilai fundamental perusahaan atau kurang memiliki pengetahuan terkait investasi modal, ada baiknya Anda mulai dengan mencoba reksa dana. Reksa dana merupakan fasilitas untuk menghimpun dana dari masyarakat untuk dikelola secara bersama-sama oleh Manajer Investasi dalam bentuk pembelian saham, forex, atau surat berharga. Keuntungan yang Anda dapat dari reksadana adalah ketika terjadi peningkatan Nilai Aktiva Bersih (harga reksa dana) sesuai dengan peningkatan keuntungan investasi. Kenali bentuk-bentuk reksa dana dan cara memulainya dalam artikel Mulai Investasi Reksa Dana Mudah, Murah dan Menguntungkan.

13. Peer to Peer Lending

Produk berbasis Fintech (Financial Technology) ini masih cukup terbilang baru. Peer to peer Lending merupakan cara baru untuk memenuhi kebutuhan modal pengusaha kecil dengan memberikan pinjaman ringan yang didapat dari para pemberi modal. Jika Anda memiliki kelebihan finansial, dapat Anda investasikan pada P2P Lending dan mendapatkan return dari bunga pinjaman. Selain itu, Anda juga berkontribusi dalam memajukan UMKM dalam negri. Ketahui cara kerja Peer to Peer Lending sebagai salah satu cara memperoleh pendapatan pasif.

Cobalah beberapa contoh ide dalam memperoleh pendapatan pasif tersebut sesuai dengan kondisi kemampuan Anda dalam mengelolanya. Tanamkan dalam pikiran Anda kata-kata dari Warrent Buffet diatas sebagai motivasi Anda untuk mendapatkan kebebasan finansial dan mendapatkan kembali waktu berharga Anda bersama keluarga.


Share:

Sabtu, 17 Februari 2018

Pekerjaan Yang Membuat Kaya Tanpa Keluar Rumah

Kerja Tanpa Keluar Rumah yang Bisa Membuat Kaya
Apa yang Anda pikirkan ketika Anda mendengar salah satu tetangga Anda berhenti dari pekerjaannya, Ia tidak terlihat sedang manjalankan suatu bisnis, dan jarang sekali terlihat sibuk keluar rumah tetapi setiap bulan bisa berlibur, dalam beberapa bulan punya kendaraan baru, dan sebagainya? Mungkinkah tetangga Anda tersebut memiliki makhluk gaib, pesugihan, atau ilmu terlarang lain? Jangan berprasangka buruk dahulu.

Kini dengan perkembangan teknologi, semakin banyak pilihan penghasilan yang bisa kita kerjakan tanpa harus keluar rumah dan bahkan hal sederhana ini jika dikembangkan bisa menjadikan kita kaya. Tentu saja dengan sedikit memanfaatkan perkembangan internet di era global ini, bukan hanya target pasar nasional saja yang bisa kita bidik, namun juga hingga ke seluruh belahan dunia. Menariknya lagi, dengan mendapatkan penghasilan di dalam rumah, Anda bisa terus berkumpul bersama keluarga tercinta setiap hari. Seperti mimpi bukan? Terutama bagi pemilik kepribadian introvert yang kurang suka bertemu banyak orang / orang asing.

Inilah beberapa kegiatan yang bisa membuat Anda kaya tanpa harus keluar rumah:

1. Trader

Banyak orang kaya mendadak karena menjadi trader pada bursa efek, bermain forex, atau binnary. Beberapa orang menganggap kegiatan ini seperti sebuah perjudian, ya, itu jika Anda tidak mengerti apa yang Anda lakukan saat trading dan hanya mengandalkan keberuntungan saja. Namun seorang trader sejati sesungguhnya memerlukan keahlian dengan mempelajari apa yang akan mereka beli dan menentukan waktu yang tepat untuk menjual sesuai target yang mereka harapkan. Menjadi seorang trader memiliki resiko yang sangat besar, namun hal ini cukup sebanding dengan yang mereka peroleh mengingat banyak orang yang bisa kaya mendadak tanpa harus keluar rumah dengan menjadi trader.

2. Investasi

Berbeda dengan trader, seorang investor menempatkan modalnya untuk investasi jangka panjang dan memperoleh keuntungan pasif dari hasil investasinya. Warren Buffet merupakan salah satu investor yang paling sukses yang menempatkan investasinya pada saham-saham perusahaan pilihan. Ia mengaku bahwa selama berinvestasi, ia tidak akan pernah menjual saham investasinya selama ia meyakini bahwa ia menempatkan investasi pada perusahaan yang tepat. Bagaimana dengan masyarakat yang masih awam terkait investasi saham? Selain investasi saham, banyak pilihan investasi lain yang tidak memerlukan keahlian khusus seperti Reksa Dana, Emas, Properti, dan lainnya. Kenali jenis investasi yang cocok bagi Anda melalui Tips Investasi Bagi Orang Awam.

3. Blogger

Benarkah dengan menulis blog Anda bisa menjadi kaya? Jika Anda mencari di Google, Anda bisa menemukan banyak sekali orang yang berubah hidupnya dengan menjadi penulis blog. Dengan mengasah keterampilan Anda dalam dunia blogging, mengetahui cara membuat kata kunci, mengenal optimasi SEO, dan tips blogging lainnya, tidak mustahil Anda bisa menjadi kaya tanpa keluar rumah hanya dengan menulis blog. Cara membuat blog agar diterima saat mendaftar Google AdSense dapat Anda temukan dalam artikel kami.





4. Freelance

Kini kegiatan freelance tidak harus dengan bekerja paruh waktu di restoran, toko, percetakan, dll. Anda bisa dengan mudah mencari pekerjaan freelance yang dibutuhkan secara online dalam berbagai situs yang menghubungkan pemilik proyek dengan freelancer. Bahkan menariknya, banyak pekerjaan mudah yang mereka cari seperti copy writter, data entry, data research, dsb. Beberapa pekerjaan yang secara umum banyak peminatnya antara lain graphic designer, penerjemah, programmer, dan penulis artikel. I-Bisnis tambahkan sedikit tips bagi freelancer, selalu utamakan kepuasan pelanggan Anda, semakin baik reputasi Anda maka akan semakin banyak yang akan mencari jasa Anda.

5. Dropship

Dengan semakin maraknya toko online merupakan sebuah penanda bahwa saat ini orang-orang cukup senang berbelanja secara online dengan segala kemudahannya. Anda pun bisa menjual produk orang lain tanpa harus memiliki produk tersebut atau dikenal sebagai dropshiper. Anda bisa menjual produk yang diproduksi warga sekitar Anda secara online, atau membantu pelanggan Anda mendapatkan produk impor yang membutuhkan akun khusus dan mengirimkannya langsung ke tempat tujuan. Tertarik menjadi importir? Baca artikel: Menjadi Reseller Barang Impor Ternyata Mudah.

6. Penulis Buku

Cara ke enam untuk menjadi kaya tanpa keluar rumah adalah dengan menjadi penulis buku. Memang untuk menulis sebuah buku dibutuhkan pengetahuan yang memadai dan waktu yang tidak bisa dikatakan cepat. Namun dengan menulis buku, Anda bisa memperoleh penghasilan secara berkelanjutan selama ada orang yang membeli buku ciptaan Anda. Banyak orang  memilih profesi sebagai penulis buku mengingat pendapatan yang dihasilkan dari menjual sebuah buku bisa cukup fantastis. Bahkan kini Anda tidak perlu mencetaknya pada kertas, Anda bisa menjual buku tersebut dalam bentuk file dan menjualnya online sebagai sebuah e-book. Salah satu penyedia layanan penjual e-book ini adalah play store oleh google.

7. Jasa Kursus Online

Jika Anda memiliki keahlian khusus pada suatu bidang, tidak ada salahnya Anda mencoba menyediakan jasa kursus online. Jasa kursus online kini banyak diminati karena kemudahan aksesnya tanpa harus bertatap muka langsung dan pemilihan waktunya lebih flexibel. Ada beberapa cara memasarkan jasa kursus online anda yaitu dengan membuat pendaftaran situs, atau video tutorial yang bisa Anda upload secara online. Selain penghasilan dari keahlian yang Anda ajarkan, Anda juga memperoleh penghasilan lain dengan menempatkan iklan pada situs / video yang Anda buat.

Jika Anda melihat tetangga Anda yang tidak memiliki pekerjaan namun bisa semakin kaya tanpa keluar rumah, mungkin tetangga Anda merupakan salah satu pembaca artikel ini.


Share:

Senin, 02 Oktober 2017

Memanfaatkan Pekarangan Kosong Untuk Bisnis 5 Jenis Tanaman Ini

Ketika Anda mencari halaman ini, Anda pasti ingin tahu bagaimana menjalankan bisnis dengan memanfaatkan halaman pekarangan kosong di rumah Anda. Pada dasarnya, ada cukup banyak potensi yang bisa dihasilkan, namun jika Anda tidak ingin terlalu report, Anda bisa memanfaatkan pekarangan rumah Anda untuk menanam beberapa jenis tanaman yang mudah perawatannya dan bernilai jual tinggi. Selain itu, tanaman-tanaman ini pun bisa Anda manfaatkan sendiri untuk kebutuhan rumah pribadi dan keluarga. Langsung saja kita simak apa saja tanaman hasil pekarangan yang bisa dimanfaatkan sebagai lahan bisnis berikut ini.

5 Jenis tanaman pekarangan yang bisa Anda jual sebagai lahan bisnis:

5. Tanaman Hias / Bunga

Tanaman hias dan bungan bisa menjadi lahan bisnis yang bagus, selain bisa mempercantik pekarangan rumah Anda sendiri harga tanaman hias bisa menjadi bernilai sangat tinggi pada waktu-waktu tertentu. Namun di lain sisi harga tanaman bunga bisa menjadi fluktuatif ketika ada pemain besar yang mendominasi pasar memainkan harga. Namun jika Anda bisa menikmatinya sebagai hobi, sepertinya harga bukan suatu masalah yang serius. Sedang untuk penjualannya pun menyasar pada kalangan khusus pecinta tanaman hias. Beberapa tanaman hias yang cukup bernilai tinggi antara lain: Kaktus, Bonsai, Anthurium, Aglaonema, Philodendron, Sansevieria, Puring, Kantung Semar, Anggrek, Adenum, dsb.

4. Buah-buahan

Berikutnya yang menjadi favorit adalah buah-buahan. Selain nikmat untuk dikonsumsi sendiri, jika hasil kebun Anda berlimpah bisa menjadi lahan bisnis yang baik. Buah-buahan memiliki target pasar yang tak terbatas karena hampir semua orang menyukai buah-buahan apapun. Oleh sebab itu buah-buahan memiliki potensi yang baik sebagai hasil pekarangan untuk berbisnis. Anda bisa menyesuaikan jenis tanaman dengan luas pekarangan Anda. Jika pekarangan Anda cukup kecil, Anda bisa menanam tanamanan buah dalam pot (tabulampot) seperti strawberry, nanas, jeruk nipis, dsb. Namun jika Anda memiliki pekarangan cukup luas, Anda bisa menanam tanaman teduh penghasil buah seperti mangga, Pisang, Nangka, dsb.

3. Bumbu Dapur

Bumbu dapur bisa menjadi sangat berharga karena menjadi salah satu kebutuhan hampir di setiap rumah tangga. Dengan menanam bumbu dapur ini juga bisa menghemat pengeluaran Anda dalam keperluan memasak atau bahkan jika Anda kehabisan bumbu di tukang sayur, Anda tidak perlu repot-repot pergi ke pasar untuk mencarinya. Beberapa bumbu dapur yang sering mengalami fluktuasi harga cukup tinggi biasanya adalah cabai, dan tomat. Selain itu Anda bisa menanam Jahe, Kunyit, Kunir, pohon salam, pandan, dsb.

2. Tanaman Obat

Urutan berikutnya adalah TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Obat herbal masih menjadi buruan masyarakat karena dipercaya lebih sehat dan minim efek samping dibandingkan dengan obat generik yang ada. Oleh sebab itu tanaman obat segar maupun olahan herbal siap pakai bisa menjadi sangat bernilai di masyarakat. Keunikan bentuk tanaman toga juga cukup menarik sebagai penghias rumah. Selain memiliki harga jual tinggi, secara tidak langsung Anda juga telah membantu menyelamatkan seseorang. Beberapa tanaman obat yang cukup banyak dicari orang antara lain: Rosela, Mengkudu, Bawang Dayak, Sambiloto, Sirih, dsb.

1. Hidroponik

Terakhir, tanaman yang bernilai tinggi adalah tanaman hidroponik. Tanaman hidroponik memiliki nilai tinggi karena dianggap lebih higienis dan lebih segar dibanding tanaman yang ditanam dengan media tanah. Hidroponik pilihan yang tepat bagi Anda yang hanya memiliki lahan terbatas dan biaya yang dibutuhkan pun tidak terlalu besar. Anda bisa membaca penjelasan lebih rinci mengenai persiapan, biaya dan keuntungan bisnis tanaman hidroponik pada artikel peluang bisnis hidroponik rumahan


Cara menjual hasil tanaman pekarangan

Anda kini telah memiliki gambaran mengenai jenis tanaman apa yang tepat untuk pekarangan Anda. Kini permasalahan berikutnya adalah bagaimana menjual hasil pekarangan tersebut pada konsumen. Berikut ini empat cara yang bisa Anda gunakan untuk menjual hasil dari tanaman pekarangan Anda:

1. Jual hasil dalam kemasan atau hasil olahan siap pakai

Cara ini sangat efektif jika hasil pekarangan Anda cukup melimpah sehingga Anda bisa menjualnya secara per kemasan dengan berat atau jumlah minimum yang Anda tentukan. Cara ini akan membantu Anda dalam proses penjualan yang lebih praktis dan mengurangi adanya sisa produk. Selain itu dengan pengemasan yang baik bisa meminimalisir pembusukan pada hasil panen yang mengakibatkan produk rusak dan tidak layak konsumsi.

2. Menjual produk segar pada masyarakat sekitar

Bisa jadi tanaman yang ada di pekarangan rumah Anda saat ini sedang dibutuhkan kerabat, tetangga, teman, atau orang lain. Anda bisa membicarakan tanaman / hasil panen yang ingin Anda jual saat berkumpul dengan masyarakat sehingga informasi tersebut bisa meluas dan siapa pun yang kebetulan membutuhkannya akan menghubungi Anda. Cara ini cukup baik jika Anda ingin menjual santai hasil pekarangan Anda.

3. Jual bibit dan tanaman siap panen pada event tertentu

Anda bisa memanfaatkan momen atau event yang ada di wilayah Anda untuk menjajakan hasil pekarangan Anda. Anda bisa menjualnya pada event free car day, atau saat perayaan hari kemerdekaan, atau saat-saat tertentu dimana banyak orang berkumpul ditempat itu. Manfaatkan event-event tersebut untuk memperoleh pembeli dan mendapatkan keuntungan lebih.

4. Menjual pada pedagang untuk dijual kembali

Ketika musim mangga, penulis sering mendapattawaran dari beberapa pedagang yang ingi memborong buah mangga dari pohon yang penulis tanam dipekarangan rumah. Karena hasilnya cukup melimpah dan sudah cukup dinikmati sendiri maka tawaran tersebut diterima dengan harga yang sesuai dan tentu saja hanya mangga-mangga yang sudah cukup masak saja yang diijinkan untuk diunduh. Keuntungan yang didapat cukup lumayan daripada buah-buahan tersebut membusuk di pohon. Jika kebetulan tidak ada pedagang yang menawar, Anda bisa menawarkannya sendiri pada pedagang disekitar wilayah Anda, atau Anda bisa tawarkan pada tukang sayur keliling tentu dengan pembagian keuntungan yang adil.

Untuk model pemasaran bisa dilakukan secara langsung dengan menawarkannya pada masyarakat maupun media online seperti grup Whatsapp dan Facebook. Kini Anda sudah memiliki gambaran bisnisnya dan siap untuk memulai. Jika bisa memanfaatkan pekarangan untuk keuntungan mengapa tidak?

Share: